Ardiansyah - Home

ini itu yang Ardi temui di Bumi ini
Dari Bumi Menuju Langit

Sunday, August 17, 2008

 

Merdeka dari Korupsi, Mungkinkah?


Tulisan ini terinspirasi oleh diskusi di salah satu stasiun tv swasta dengan judul yang sama, dan tulisan kang Santo tentang bangkit negeriku di blog Etos





Bisa! Harapan itu masih ada!


Indonesia hari ini bertambah tua yakni telah mencapai 63 tahun. Dengan bertambahnya usia negara tercinta ini tentunya bertambah pula sejarah yang telah diciptakan, baik sejarah yang baik maupun yang buruk bagi negara. Salah satu sejarah yang buruk menurut penulis ialah fenomena kasus korupsi yang masih terus terjadi dan bahkan semakin menjadi. Kasus korupsi yang tidak hanya melibatkan segelintir orang, namun melibatkan banyak orang dan tersistematis bahkan mengikutsertakan pejabat-pejabat kelas kakap.

Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) ialah organisasi independen yang tidak terikat pada kekuatan manapun baik eksekutif maupun legislatif. KPK didirikan karena lemahnya lembaga peradilan di Indonesia, khususnya peradilan di bidang penanganan korupsi. KPK saat ini telah banyak melakukan tindakan terhadap pelaku tindak korupsi meskipun tindakan tersebut masih dirasakan tebang pilih orang sebagian masyarakat. Namun, penulis rasa dan yakin bahwa segala sesuatu itu perlu proses, oleh karena itu marilah terus berikan kepercayaan dan dukungan kita kepada KPK untuk senantiasa meningkatkan kinerja dalam memberantas korupsi.

Langkah demi langkah dilakukan KPK dalam menegakkan kasus korupsi, baik korupsi di wilayah eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Penyadapan telepon di beberapa kantor pemerintahan yang akhirnya dapat menjerat beberapa koruptor, sidak di pelabuhan, bandara, dan tempat-tempat lain yang menemukan indikasi adanya tindakan korupsi di tempat-tempat tersebut. Lobi untuk dapat ikut dalam sidang terbuka Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) khususnya pada bidang anggaran. Dan terakhir, rencana pemberian baju tersangka khusus kasus korupsi.

Jika hal-hal diatas terus dilakukan dilengkapi dengan perbaikan sistem peradilan dan penegakan hukum kuat ditambah dengan dukungan masyarakat dan aparat-aparat lainnya serta konsistensi dari KPK untuk tetap pada koridor penegakan kasus korupsi yang benar, penulis yakin Indonesia “Merdeka dari Korupsi” sangat mungkin untuk dicapai meskipun secara perlahan.
Jayalah negeriku, Jayalah.

Dipersembahkan oleh Ardiansyah, satu dari sekian banyak “Panitia Orang Sukses Indonesia”
http://ardisragen.co.cc

Labels:


Thursday, August 14, 2008

 

Bermain-main Adhoc Network dalam Wireless LAN

Sebelumnya, yang Ardi sampaikan dalam tulisan ini bukanlah suatu hal yang baru dan mungkin sudah ada tulisan serupa sebelumnya, bahkan sudah dijelaskan di panduan sistem operasi yang Ardi gunakan untuk menyampaikan materi Adhoc Network. Tulisan yang Ardi sampaikan ini pernah Ardi praktikkan dan sangat membantu, oleh karena itu ingin Ardi bagi-bagikan karena ilmu itu ada, ya untuk berbagi.

Di dalam implementasinya, Jaringan Komputer secara lebih detail dibagi kedalam 2 (dua) kategori yakni Infrastructure Network (IN) dan Adhoc Network (AN). Untuk kali ini Ardi tidak akan menjelaskan mengenai IN, namun jika diungkapkan dengan bahasa sederhana, contoh jaringan ini ialah hotspot yang ada dikampus-kampus. Nah, Sekarang mulai yuk mengenal lebih dalam mengenai Adhoc Network.Adhoc Network bisa dipahami sebagai suatu jaringan yang menghubungkan dua divais atau lebih dengan media tertentu, namun tanpa bantuan alat tambahan seperti Access Point .Dalam hal ini jika ada 2 (dua) divais (misal notebook) yang berada diluar wilayah IN ingin saling terkoneksi dan membagi data hal tersebut dapat dilakukan asalkan divais tersebut mempunyai kartu jaringan. Implementasi dari AN ini, ada 1 divais yang berperan sebagai server dan yang lainnya sebagai user. Untuk mempersingkat dan mengurangi kebingungan mengenai Adhock Network yang Ardi sampaikan, untuk itu mari kita menuju praktek langsung yuk.

Dalam praktek kali ini, Ardi menggunakan sistem operasi "Jendela Vista" sebagai medianya. Hal tersebut dilakukan karena sekarang pada umumnya rekan-rekan masih menggunakan sistem operasi dari suatu vendor tersebut. Untuk memulai, silahkan berdoa dulu lalu ikuti langkah berikut :
1. Klik Start, Lalu menuju Control Panel


2. Pada Control Panel, Pilih icon Network&Sharing Connection

3. Kemudian pilih “Setup a connection or network akan muncul Popup

4. Lalu klik, Setup a wireless adhoc network dilanjutkan dengan tombol next, sampai muncul

Berikan nama jaringan dan typenya
Rekomendasi penulis untuk pemula ->
Nama adalah Nama Anda, Security adalah Open, Key dikosongkan, lalu klik next

5. Adhoc network selesai dibuat dan akan muncul gambar berikut


Ket : IP yang didapat oleh pengguna secara default adalah otomatis IP, untuk konfigurasi IP manualnya, pembaca bisa menunggu edisinya dan disarankan untuk melihat-lihat tulisan mengenai "
Subnetting" karena penulis yakin sangat membantu. Untuk menggunakan jaringan yang sudah dibuat, sama halnya menggunakan jaringan sudah ada, pembaca tinggal menuju network connection, lalu klik nama adhoc network yang sudah pembaca buat dan menunggu rekan-rekan yang berada disekitarnya untuk bergabung.

-ilmu itu ada, ya untuk berbagi-

Labels: , ,


Archives

December 2007   August 2008  

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Subscribe to Posts [Atom]